Thursday, 4 July 2013

Ternyata, Facebook Semaikn Tidak Ramah Lingkungan

Dengan semakin banyaknya pengguna jejaring sosial Facebook, tentu proses kerja baik software maupun infrastruktur jejaring sosial tersebut akan meningkat.

Jelas peningkatan aktivitas Facebook ini tentu membutuhkan tenaga baik dari energi ramah lingkungan maupun dari bahan tambang.
Namun, seperti dikutip Softpedia (4/7), berdasarkan data terbaru yang diunggah oleh situs tersebut menyebutkan jika Facebook saat ini malah mengurangi sumber daya ramah lingkungan mereka.
Jika pada tahun 2011, Facebook tercatat menggunakan energi ramah sebesar 23 persen dari total jumlah energi yang mereka gunakan untuk menjalankan semua infrastruktur penunjang jalannya Facebook.
Pada tahun, perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg tersebut justru mengurangi penggunaan energi ramah lingkungan sehingga hanya berjumlah 19 persen saja.
Hal ini diperparah dengan keputusan Facebook untuk menambah pasokan energi dari sumber daya alam batu bara menjadi 34 persen di 2012 atau meningkat 7 persen dari tahun sebelumnya.
Dengan semakin bertambahnya jumlah pengguna jejaring sosial Facebook saat ini, diprediksi jika konsumsi energi perusahaan Facebook pun akan semakin besar untuk memenuhi segala aktivitas penggunanya di halaman Facebook mereka.
Menanggapi isu ini, pihak Facebook sendiri sudah mengeluarkan pernyataan resminya. "Lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia sekarang menggunakan Facebook, dengan lebih banyak orang bergabung dengan layanan harian. Dan karena jumlah orang yang menggunakan Facebook terus tumbuh, begitu pula infrastruktur kami." ungkap pihak Facebook.
"Fokus jangka panjang kami pada efisiensi, desain cerdas, dan sumber energi berarti bahwa dari waktu ke waktu kami berharap pertumbuhan emisi kami dan intensitas karbon akan menurun. Dalam jangka dekat, seperti yang diharapkan, penggunaan energi dan emisi gas rumah kaca secara keseluruhan akan berkurang," tambah perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg ini.
Semoga pernyataan Facebook ini akan segera terbukti dalam tindakan nyata. Tentunya Anda sebagai pengguna jejaring sosial tersebut tidak ingin jika aktivitas Anda melalui Facebook akan menjadi faktor meningkatnya pemanasan global.(merdeka/5/7/13)

No comments:

Post a Comment